Kendal — ||
Kepala Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Ridu Rimbawanto, menggelar kegiatan ziarah bersama para kepala desa di jajarannya ke sejumlah makam raja-raja Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, serta penghormatan terhadap sejarah dan leluhur bangsa.
Rombongan yang terdiri dari para kepala desa dan perangkat desa tersebut berangkat sejak pagi hari dengan penuh semangat kebersamaan. Tujuan utama ziarah adalah kompleks pemakaman raja-raja Mataram yang berada di wilayah Imogiri, Kabupaten Bantul, yang dikenal sebagai salah satu situs bersejarah penting peninggalan Kerajaan Mataram Islam.
Dalam suasana khidmat, para peserta ziarah melaksanakan doa bersama, tahlil, serta tabur bunga di pusara para raja dan tokoh penting Mataram. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga sebagai upaya meneladani nilai-nilai kepemimpinan, perjuangan, dan kebijaksanaan yang diwariskan oleh para raja Mataram.
Ridu Rimbawanto dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar kepala desa sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya sejarah dan budaya bangsa.
“Ziarah ini bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga sarana refleksi bagi kami sebagai pemimpin di tingkat desa. Kami ingin meneladani nilai-nilai luhur para raja terdahulu dalam menjalankan amanah dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kekompakan antar kepala desa dalam membangun wilayah masing-masing.
Selain berziarah, rombongan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi ringan terkait pembangunan desa, pertukaran pengalaman, serta mempererat hubungan emosional antar perangkat pemerintahan desa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Para peserta mengaku mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam sekaligus menambah wawasan sejarah yang berharga.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para kepala desa dapat semakin solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu membawa nilai-nilai kearifan lokal dan semangat kepemimpinan yang bijaksana dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berbudaya.
Tr 32

