Kabupaten Lampung Utara jurnal investigasi mabes com. Ketua lembaga investigasi negara(lin) Eka marya Fitri ana dan awak media berkunjung disekolah SD kebun dalam kecamatan Abung tinggi melihat sekolah SD tersebut sudah pada rusak dan rumput sampai tumbuh di pelapon sekolah seperti
keramik kaca jendela sudah banyak yang pecah dan pelapon keseluruhan diruangan siswa dan siswi belajar sudah pada rusak seperti sekolah tidak ada anggaran dana bos dan ruang perpustakaan sudah pada hancur buku pembelajaran pada kececeran alias tabur seperti tidak diurus baik diruangan guru pelapon dan asbes pada pecah diduga PLT selaku kepala sekolah atas nama ibu(risma yanti)korupsi dana bos sekolah SD negeri kebun dalam kecamatan Abung tinggi.
Hari jumat tanggal 6 maret 2026.
Lanjut ada puluhan guru menceritakan kronologis kejadian disekolah sd negeri kebun dalam mereka pada waktu menjabat PLT sekolah ibu(risma yanti ) merasa terancam puluhan dewan guru membuat surat peryataan untuk melaporkan kedinas pendidikan kabupaten lampung utara surat tersebut kami minta kepada bapak kepala desa kebun dalam untuk menanda tangani surat pernyataan namun kami sayangkan kepala desa kebun dalam tidak mau bertanda tangan alasan tidak jelas dari kepala desa kebun dalem mereka tidak mau PLT sekolah kebun dalam ibu(risma yanti)kami dewan guru sering dicacimaki oleh ibu(risma yanti)selaku PLT sekolah dan dewan guru pernah ada yang pinsan karena dimarah PLT sekolah dewan guru menceritakan kenologis ke ketua lembaga investigasi negara (lin)dan awak media semua alat kantor sekolah seperti leptop merah putih pemberian bapak persiden prabowo dibawa ibu(rismawati) pulang kerumahnya seperti perinter sekolah leptop arkas netbox sekolah juga dibawa oleh ibu(risma yanti)di bawa pulang kerumahnya sendiri kami sekarang ini kebinggungan mau ada kegiatan atau membuat surat aja tidak ada alat perinter dan leptop dewan guru juga menceritakan tentang bendahara yang sekaligus mencakup operator sekolah.ungkap nya dewan guru ke awak media dan lembaga.
Baik tenaga guru honor menceritakan kalau ada kegiatan seperti pramuka kami di perintah ibu PLT (risma yanti) 3 orang megawasi dan megurus siswa dan siswi pramuka maksimal dua hari kami tiga cuma dikasih insentip rp 200.000 rupiah kuat dugan PLT kepala sekolah kebun dalam korupsi dana bos reguler demi untuk memperkaya diri sendiri ketua lembaga investigasi negara(lin) dan awak media akan secepat nya melaporkan kepihak penegak hukum di kabupaten lampung utara. ungkap ketua lembaga investigasi negara(Lin). eka marya Fitri ana
Penulis:santori.tim berita bersambung


