Cianjur—||
Warga Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten cianjur Jawa Barat, tengah dilanda keresahan akibat maraknya aksi pencurian ternak ayam dan burung merpati yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Peristiwa terbaru dilaporkan terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ketika pelaku diduga beraksi saat situasi lingkungan sedang sepi.
Menurut keterangan warga, pelaku pencurian menyasar kandang ternak milik salah satu warga dan berhasil membawa kabur puluhan ekor burung merpati serta ratusan ekor ayam. Aksi tersebut baru diketahui saat pemilik kandang hendak memberi pakan ternak pada pagi harinya dan mendapati kandang dalam kondisi terbuka serta sebagian besar ternak telah hilang.
Warga yang menjadi korban memperkirakan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Tidak hanya kerugian materiil, kejadian ini juga menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari usaha ternak.
“Ini bukan kejadian pertama. Kami sangat khawatir karena pelaku sepertinya sudah mengincar kandang ternak warga. Kerugian kami tidak sedikit,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat Desa Bobojong berharap aparat penegak hukum (APH) bersama unsur keamanan lingkungan, termasuk Bhabinkamtibmas dan perangkat desa, dapat meningkatkan patroli serta pengawasan di wilayah tersebut. Warga juga diimbau untuk memperkuat sistem keamanan mandiri, seperti ronda malam dan pengamanan kandang ternak.
Tokoh masyarakat setempat menilai bahwa sinergi antara warga dan aparat sangat penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Mereka berharap laporan warga dapat segera ditindaklanjuti agar pelaku pencurian bisa diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi antar lingkungan sebagai langkah antisipasi. Keamanan bersama dinilai menjadi tanggung jawab kolektif demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat Desa Bobojong dan sekitarnya.
Rudi

